google-site-verification=ZUuwLsbaFLVw0Fsx_sKtf38cmUuwOwj4MX3hBOSLU0g
Scroll untuk baca artikel
Daerah

Mantan Camat Matur Subchan Respon Atasi Peredaran Narkoba

62
×

Mantan Camat Matur Subchan Respon Atasi Peredaran Narkoba

Sebarkan artikel ini

AGAM – Mantan Camat Matur Subchan merespon serius kejadian yang menimpa warga terlibat dalam kasus narkoba jenis ganja beberapa waktu lalu.

“Kami akan menyampaikan peristiwa ini kepada tokoh masyarakat untuk terus mewaspadai terulangnya kejadian yang sama,” kata Subchan, Rabu (27/3).

Scroll ke bawah
Teruskan Membaca

Menurut, anak mantan Ketua PCM Pauh Utara Alm.Syafril Ramli ini, kejadian tersebut dibutuhkan kerjasama yang intens dengan semua pihak. Baik dari kalangan orang tua, ninik mamak, Bundo Kanduang, jajaran pemerintah di seluruh lini serta tokoh masyarakat lainnya.

Tentunya hal ini dilakukan dalam mengantisipasi menggejalanya kasus yang sama di kemudian hari kepada warga lainnya.

Melalui kekompakan dan kebersamaan dalam mengantisipasi pengaruh negatif terhadap generasi muda atau lainnya merupakan langkah jitu demi menjaga generasi tetap tumbuh kembang menjadi warga terbaik dan menghindari dampak negatif bagi yang bersangkutan dan masyarakat lainnya.

Baca juga:   Bupati Agam Antarkan Dokumen Nyiak Canduang ke Kemensos

“Tidak ada satupun alasan perbuatan menyimpang dari peredaran narkoba di tengah masyarakat dibiarkan menggejala tiada henti,” kata mantan Camat Matur yang baru dilantik menjadi Camat IV Koto ini.

Karena itu, apapun alasannya peristiwa ini merupakan yang terakhir menimpa warga kita di Matur dan sekitarnya.

Bahaya yang diakibatkan peredaran sangat parah dan merusak mental generasi dalam jangka waktu yang lama. Serta sulit dihentikan jika sudah dimulai.

“Karena itu, harus segera diatasi dengan penuh komitmen tinggi menjaga generasi tetap tumbuh kembang dengan baik dengan baik demi masa depan mereka menjadi lebih baik,” katanya.(Mursyidi)

 

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *